10/09/2026

Petani Jeruk Di Bangli Terapkan Penggunaan Pupuk Organik

Peningkatan kualitas hasil panen hortikultura diwujudkan melalui petani jeruk di Kabupaten Bangli Bali yang mulai menerapkan penggunaan pupuk organik ramah lingkungan pada perkebunan mereka. Para pembudidaya buah beralih dari pupuk kimia sintetis ke pupuk kompos dan pupuk hayati guna memulihkan kesuburan tanah persawahan serta meningkatkan kualitas rasa buah jeruk. Langkah ramah lingkungan ini diambil sebagai upaya menciptakan produk buah jeruk yang lebih sehat, manis alami, serta memiliki daya simpan yang lebih lama.

Proses pembuatan pupuk alami ini memanfaatkan limbah kotoran ternak sapi dan dedaunan gugur yang difermentasi menggunakan mikroorganisme pengurai di area perkebunan warga. Para penyuluh pertanian memberikan bimbingan teknis mengenai takaran aplikasi pemupukan yang tepat pada batang tanaman jeruk sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman harian. Para pemilik kebun mengaku merasakan perubahan positif pada kondisi struktur tanah perkebunan mereka yang kini menjadi lebih gembira, lembab, dan kaya akan hara alami.

Buah jeruk yang dihasilkan dari pola pertanian organik ini memiliki kulit yang lebih cerah, daging buah yang lebih tebal, serta kadar rasa manis alami yang jauh lebih kuat. Produk hasil panen organik ini sangat diminati oleh pasar swalayan modern, pengelola hotel, serta wisatawan lokal yang berkunjung ke kawasan wisata Bangli. Meskipun proses pemeliharaan membutuhkan ketelatenan ekstra, nilai jual buah jeruk organik di pasaran terbukti jauh lebih tinggi sehingga memberikan keuntungan ekonomi yang melimpah bagi para penggarap.

Penerapan pola tanam ramah lingkungan oleh para petani jeruk ini mendapat apresiasi tinggi dari dinas pertanian Kabupaten Bangli dan para konsumen buah harian. Pihak pemerintah daerah terus mendorong perluasan area perkebunan jeruk organik melalui penyediaan Bantuan sarana pencacah organik dan bibit tanaman berkualitas tinggi. Langkah ini penting dilakukan guna menjaga reputasi buah jeruk khas Bangli sebagai komoditas buah unggulan nasional yang berdaya saing tinggi dan sehat dikonsumsi.

Dukungan bagi petani jeruk ini akan terus ditingkatkan dengan memfasilitasi sertifikasi produk organik serta perluasan jaringan pemasaran hingga ke luar Pulau Bali. Pihak pengelola berencana mengembangkan kawasan perkebunan jeruk organik ini sebagai destinasi wisata petik buah mandiri yang menarik bagi para pelancong. Pembudidayaan buah ramah lingkungan menjadi investasi krusial dalam menciptakan sektor pertanian berkelanjutan yang menyejahterakan warga. Semoga pertanian jeruk di Bangli terus berkembang pesat.