10/09/2026

Manfaat Pematang Batu Sistem Terasering Mencegah Erosi Tanah Bangli

Pematang batu yang diterapkan pada sistem pertanian terasering di Kabupaten Bangli merupakan bentuk kearifan lokal yang efektif dalam menjaga kelestarian tanah lereng pegunungan. Struktur susunan batuan alami yang dipasang menahan tebing sengkedan ini berfungsi secara mekanis untuk menahan laju erosi tanah akibat kikisan air hujan bercurah tinggi. Keberadaan benteng batu ini menjaga lapisan atas tanah yang kaya akan hara organik agar tidak hanyut terbawa aliran air menuju kawasan lembah di bawah pertanaman.

Pembangunan pematang batu secara tradisional dilakukan oleh para petani Bangli dengan menata batu-batu kali secara rapi dan kokoh mengikuti garis kontur kemiringan lahan pertanian mereka. Celah-celah kecil di antara susunan batu berfungsi sebagai saluran peresapan air hujan yang sangat baik, sehingga tekanan air di belakang dinding sengkedan tidak memicu terjadinya tanah longsor mendadak. Selain itu, struktur penahan batu ini juga berfungsi memperkuat konstruksi pematang sawah agar tidak mudah runtuh saat terendam air irigasi pertanian harian.

Penerapan struktur penahan alami ini memberikan manfaat pematang batu yang sangat besar dalam menjaga kelembapan serta tingkat kesuburan tanah pertanaman hortikultura di daerah berbukit. Dengan tertahannya lapisan top soil bernutrisi di area sengkedan, para petani dapat menghemat penggunaan pupuk tanaman karena zat hara terikat sempurna di sekitar perakaran tumbuhan budidaya. Pola bertani berbasis konservasi tanah ini memperlihatkan betapa harmonisnya hubungan antara aktivitas pertanian manusia dengan upaya pelestarian alam lingkungan sekitar.

Keindahan visual susunan lereng bertangga berhiaskan pematang dinding batu ini juga memberikan nilai tambah berupa pemandangan lanskap alam eksotis yang memikat hati para wisatawan luar daerah. Sentra pertanian terasering di wilayah Bangli kini banyak dikunjungi sebagai destinasi wisata edukasi lingkungan yang menawarkan keaslian tradisi bertani masyarakat pedalaman Bali. Peningkatan arus kunjungan wisata ini memberikan tambahan pendapatan ekonomi secara langsung bagi warga desa yang mengelola lahan pertanian terasering tersebut.

Pelestarian dan perawatan struktur peresapan batu ini memerlukan perhatian serta kerja sama berkesinambungan dari seluruh anggota kelompok tani atau organisasi subak setempat. Gotong royong membenahi susunan batu yang bergeser akibat terjangan air hujan intensif terus dilestarikan demi menjaga keamanan lahan pertanian bersama. Melalui komitmen pelestarian tradisi struktur terasering batu ini, kelestarian lingkungan tanah pegunungan Bangli akan tetap terjaga dengan sangat baik untuk masa depan.