15/10/2026

Dugaan Pungli Tiket Masuk Danau Batur Diusut Kepolisian

Praktik pungutan tak resmi yang meresahkan para wisatawan kembali mencoreng citra pariwisata unggulan di Pulau Dewata. Kasus pungli tiket masuk kawasan objek wisata alam Danau Batur kini resmi diusut oleh aparat Kepolisian Resor Bangli. Pengusutan dilakukan setelah banyaknya keluhan dari wisatawan lokal maupun mancanegara yang mengaku ditagih biaya retribusi tak resmi oleh oknum masyarakat. Pihak kepolisian langsung menerjunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti praktik pemungutan liar di titik masuk kawasan wisata.

Modus yang digunakan para oknum adalah dengan mendirikan pos penghentian sementara yang tidak memiliki legalitas hukum resmi dari pemerintah daerah. Mereka menghentikan setiap kendaraan pengunjung yang melintas dan meminta sejumlah uang pembayaran dengan dalih retribusi kawasan atau sumbangan desa adat. Praktik tidak bertanggung jawab ini dinilai sangat merugikan para pelaku industri pariwisata resmi serta merusak reputasi keramahan pariwisata Bali di mata dunia. Banyak pengunjung yang merasa terintimidasi oleh aksi pemaksaan pembayaran retribusi ilegal tersebut saat berwisata.

Kapolres Bangli menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk aksi pemerasan dan pemungutan liar yang merugikan iklim pariwisata daerah. Pengusutan skandal pungli tiket masuk ini akan dilakukan secara tuntas hingga menyasar para aktor utama yang mengkoordinir aksi pemungutan dana ilegal tersebut. Sejumlah saksi dari pihak pengelola wisata, dinas pariwisata, serta warga setempat telah dipanggil guna menjalani pemeriksaan intensif di markas kepolisian. Polisi juga meningkatkan patroli pengamanan di sepanjang jalur menuju objek wisata Danau Batur.

Pemerintah Kabupaten Bangli menyambut baik langkah tegas kepolisian dalam menertibkan oknum-oknum perusak citra pariwisata di wilayahnya. Pemkab berjanji akan menata ulang sistem pemungutan retribusi wisata secara terpadu melalui penerapan tiket elektronik berbasis digital yang transparan. Langkah modernisasi sistem pembayaran ini diharapkan dapat menutup rapat celah terjadinya pemungutan liar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kerjasama dengan tokoh adat setempat akan terus diperkuat untuk menjaga ketertiban kawasan objek wisata.

Masyarakat dan para pelaku usaha pariwisata di sekitar Danau Batur berharap penegakan hukum ini dapat mengembalikan rasa aman dan nyaman bagi setiap wisatawan yang berkunjung. Keberadaan tindakan tegas terhadap oknum pungli tiket diharapkan mampu meningkatkan kembali angka kunjungan turis ke destinasi alam Kintamani. Kepastian hukum dan kenyamanan pengunjung merupakan kunci utama dalam membangun pariwisata daerah yang berkelanjutan dan terpercaya. Pengawasan secara ketat akan terus dilakukan di seluruh objek wisata unggulan Bali.