15/10/2026

Akses Jalan Kintamani Tertutup Longsor Tebing

Bencana alam berupa tanah longsor menutup total ruas jalur utama yang menghubungkan kawasan pariwisata Kintamani dengan wilayah sekitarnya. Peristiwa akses jalan yang tertimbun material tanah dan bebatuan ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sejak malam. Kendaraan bermotor sama sekali tidak dapat melintas sehingga pemicu terjadinya antrean panjang kendaraan di kedua arah rute tersebut. Tim reaksi cepat penanggulangan bencana daerah langsung dikerahkan ke lokasi untuk memimpin tindakan pembersihan darurat di lapangan.

Alat berat jenis ekskavator didatangkan ke lokasi kejadian untuk menyingkirkan gundukan tanah tebal yang menutupi badan jalan raya. Petugas kepolisian melakukan pengalihan alur kendaraan ke rute alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan di sekitar area bencana tanah longsor. Proses evakuasi material tanah sempat terhambat oleh kondisi cuaca buruk dan ancaman longsor susulan dari tebing yang masih labil. Pembersihan akses jalan ini menjadi prioritas utama agar mobilitas warga dan wisatawan dapat kembali beroperasi secara normal.

Para wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan wisata Kintamani diimbau untuk menunda perjalanan atau menggunakan rute memutar yang lebih aman. Jalur pegunungan yang terjal memang sangat rawan mengalami bencana tanah longsor saat musim penghujan tiba di daerah Bali. Pengelola pariwisata diminta aktif memberikan informasi kondisi rute terkini kepada para agen perjalanan demi keselamatan calon pengunjung. Langkah mitigasi bencana di sepanjang jalur rawan longsor harus diperketat demi meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa.

Masyarakat setempat bersama aparat TNI dan Polri bahu-membahu membersihkan sisa-sisa lumpur licin yang menempel di permukaan aspal jalan. Pemasangan tanda peringatan bahaya dipasang di sepanjang tebing terjal untuk mengingatkan para pengendara agar lebih waspada saat melintas. Pemerintah daerah berencana membangun dinding penahan tanah permanen pada titik-titik rawan longsor demi menjamin keamanan jalur pariwisata tersebut. Keamanan infrastruktur transportasi merupakan modal krusial dalam mendukung keberlanjutan industri pariwisata daerah.

Setelah bekerja keras selama beberapa jam, jalur utama tersebut akhirnya berhasil dibersihkan dan dapat dilalui kendaraan secara terbatas. Petugas tetap siaga di lokasi untuk memantau pergerakan tebing serta mengatur lalu lintas dengan sistem buka-tutup kendaraan. Pengendara diimbau untuk selalu berhati-hati dan memperlambat laju kendaraan saat melintasi kawasan perbukitan yang rawan bencana. Pembukaan kembali akses jalan vital ini disambut lega oleh masyarakat dan para pelaku usaha pariwisata lokal.